kisah hidup saya.
Assalamualaikum
sahabat netizen . sedikit saya ceritakan tentang kehidupan berkaitan dengan saya.
saya seorang yg terlahir sebagai lelaki dimana kisah hidup saya dari mulanyai tsunami aceh hingga sekang.
kenapa saya hanya ceritakan dari kisah tsunami aceh desember 2004.
dari itu saya mempunyai bnyak cerita dalam hidup saya sampai saat ini.
cerita suka maupun duka berputik dari tsunami aceh desember 2004 silam.
saat tsunami aceh saya waktu itu berumur sekitar 18tahun.. saya waktu itu sudah putus sekolah dikarnakan faktor ekonomi dan faktor darurat militer di aceh kala itu.
Saya terlahir dari keluarga petani. Ayah saya seorang petani di sebuah perkampungan yang jauh dari kota.
dan saya sewaktu sebelum tsunami giat membantu ayah ke kebun. membantu keluarga untuk kebutuhan sehari² dalam keluarga kami.
isi keluarga kami adalah 7orang. 3perempuan 4 laki² tidak termasuk ibu dan ayah.
Saat tsunami saya kehilangan ibu kakak abg dan saudara lainnya.. setelah tsunami yg hanya tinggal saya ayah adek kakak dan abg. adk saya kala itu masih berumur sekitar 10thu. dan kakak saya sudah bekeluarga. gitu juga dgn abg saya sudh lebih dewasa dari saya.
hari pertama tsunami pagi sekitar jam 08 pagi saya baru pulang dari tempat mengaji. krn di desa kami kalau pergi mengaji sore nginap di tempat paginya baru pulang.
sesampai saya di rumah melihat ibu lagi nyuci pakaian dan saya bergegas masuk rumah untuk ganti baju mau ke kebun. Di saat saya lagi ganti baju terasa getaran gempa yang sangat dahsyat . sehingga saya kala itu lupa untuk sarapan pagi. gitu gempa sudah selesai saya keluar rumah mau ke kebun dan ibu saya hampiri saya di pintu sambil berkata. GEMPA HARI MINGGU PAGI INI MUNGKIN DUNIA MAU KIAMAT kata ibu saya. dan saya terdiam saja saya terus mau ke kebun.
ibu kala itu terus pergi ke rumah kakak yg baru bersalin 7hari.
Saat saya di jalan orang² semua tertawa dengan gempa yg begitu dahsyat. dan saya hanya melihat dan terasa sedih saat melihat teman² di jalan ketawa.
sesampai saya di kebun saya langsung bekerja. Kala itu saya krj nores karet punya ayah. ada sepuluh batang saya nores . terdengar suara dentuman seperti bom yg banyak kali. kala itu kan aceh darurat militer. saya pikir suara senjata TNI perang sama GAM. semakin dekat aja suara saya dengar. hampir saya mau terjun ke sumur kala itu takutnya bener TNI dan GAM lagi perang.. eh gak tau ada terdengar suara teriakan dari sudut kebun saya..
Yg berbunyi... air lautttt naaaaikkkk...... air laut naaaaikkkk.. saya terus berlari ke arah yg saya dengar suara tersebut. ...
- terima kasih telah membaca. .. untuk sambungan saya akan teruskan di halaman berikut..
Komentar
Posting Komentar